Kamis, 18 April 2013

HATCHBACK


Ford Fiesta memiliki 34 tahun pengalaman yang Luar Biasa!
Fiesta selalu berevolusi dan menjadi salah satu kendaraan city car yang dapat diandalkan, di lebih dari 35 negara.

Sekarang Fiesta mulai melakukan perjalanan yang paling menarik. Anda akan melihat desain yang sangat menarik, teknologi terkini, rancangbangun terbaik, pengendaraan dan pengendalian yang luar biasa pada si kecil Fiesta.



Toyota Yaris pada awal tahun 2006, sudah ditunggu-tunggu karena Toyota cukup lama tidak bermain di segmen ini. Terutama para penggemar Toyota Starlet. Toyota Yaris hadir disaat segmen B-car sedang berkembang pesat, Yaris hadir dengan beberapa tema, mulai Grovy hingga All About Fun. Hal ini membuat penjualan mereka perlahan tapi pasti mengalahkan pesaing utamanya, yaitu Honda Jazz. Toyota Yaris sebagai kendaraan yang fungsional, sederhana, dan modern; mulai berhasil mengejar penjualan Honda Jazz di kuartal ke-2 tahun 2010. Dimana strategi Toyota adalah membuat berbagai program penjualan yang agresif (diskon besar, undian berhadiah, kredit ringan, ekstra aksesoris, dan lain-lain).


Honda Jazz pertama kali dijual di Indonesia bernama Honda Fit dan dijual oleh importir umum.  Melihat respon masyarakat yang begitu antusias terhadap Honda Fit karena konsumsi bahan  
bakarnya yang sangat efisien dan modelnya bisa diterima dengan baik, maka pada tahun 2003, 
ATPM Honda mulai menjual Honda Jazz built up dari Thailand. 
Begitu besar minat masyarakat dan sensitifnya masalah harga kendaraan di segmen B-car, maka 
sejak akhir tahun 2005 Honda Jazz mulai dirakit di Indonesia sehingga harganya lebih terjangkau.



Merek Mazda sudah hadir cukup lama dunia ritel Indonesia akan tetapi eksistensinya belum
berhasil menarik perhatian masyarakat di Indonesia secara luas. Hal ini membuat prinsipal Mazda
memutuskan untuk mengelola langsung produknya di Indonesia, dengan mendirikan Mazda Motor
Indonesia (MMI) pada akhir tahun 2005, karena melihat kesuksesan Ford Motor Indonesia (FMI).
Sebagai merek patner Ford Motor Company, Mazda berusaha mengikuti kesuksesan FMI.
Meskipun berbeda manajemen tetapi hingga saat ini, untuk distribusi suku cadang, MMI masih
menggunakan fasilitas dari FMI. Produk yang inovatif, sporty dan performa yang baik merupakan strategi global mereka, tetapi kurang mendongkrak penjualan mereka, karena pelanggan di Indonesia lebih emosional daripada rasional.
Begitu besarnya peluang di pasar B-car, membuat Mazda juga tertarik untuk masuk ke segmen
B-car, maka hadirlah Mazda 2 di awal tahun 2010 dengan harga yang sangat kompetitif, desain
baru dan pilihan warna yang menarik plus iklan yang agresif.
MMI berhasil menarik perhatian pembeli B-car dengan strateginya sehingga penjualan Mazda 2
bisa dikatakan sukses.


Suzuki Swift dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2006. Pada awalnya, animo masyarakat sangat 
baik tetapi karena kendaraan ini adalah CBU dari Jepang maka harganya menjadi tidak kompetitif. 
Untuk mengatasi hal ini maka Suzuki melakukan perakitan Swift di Indonesia dan fiturnya ada yang 
dikurangi sehingga harga bisa lebih kompetitif. 
Dengan desain eksterior yang classic (seperti Mini Cooper) dan fitur yang minim membuat Swift 
tidak bisa bersaing dengan Honda Jazz dan Toyota Yaris, yang memiliki desain lebih modern dan 
fitur lebih lengkap tetapi dengan harga yang menarik. 
Hingga saat ini Suzuki Swift boleh dikatakan cukup berhasil dibandingkan pemain lain di B-car, 
seperti Hyundai i20, Chevrolet Aveo dan lain-lain. Ini bisa terjadi karena mereka memiliki desain 
eksterior yang unik sehingga berhasil menarik perhatian masyarakat penggemar otomotif.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar